Program Studi Agribisnis Universitas Terbuka Gelar Webinar Agrilob Seri ke-10, Angkat Kisah Mahasiswa Belajar Lintas Negara
Jakarta, 23 Juli 2026 - Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan webinar Agribusiness Learning and Opportunity Platform (Agriloop) seri ke-10 pada Kamis, 23 Juli 2026, secara daring melalui Zoom dan YouTube. Mengusung tema "Study Beyond Borders: Inspirasi dari Mahasiswa Student Exchange Program Studi Agribisnis FST UT", webinar ini menghadirkan dua mahasiswa UT yang baru saja menuntaskan program pertukaran pelajar internasional.
Kedua narasumber adalah Zahwa Putri Sulistiawati, mahasiswa UT Bengkulu yang mengikuti Student Mobility Equity Program 2026 di Universiti Selangor (UNISEL), Malaysia, dan Intan Nurahma, mahasiswa UT Yogyakarta yang mengikuti Summer Camp 2026 di Shanghai Open University, Tiongkok. Acara dipandu oleh Laura Angela Fiska, mahasiswa Agribisnis UT Bengkulu, sebagai moderator sekaligus pembawa acara.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Agribisnis FST UT, Bayu Eka Wicaksana, M.P., menyampaikan bahwa Agrilob seri ke-10 ini diselenggarakan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang mobilitas internasional, mulai dari summer camp hingga pertukaran pelajar, sekaligus menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa untuk berani keluar dari zona nyaman. "Keduanya adalah representasi nyata bagi mahasiswa Agribisnis UT yang berani melangkah, berani mencoba hal baru, dan mampu membawa nama almamater ke kancah internasional," ujarnya.
Senada dengan itu, Dekan FST UT, Dr. Subekti Nurmawati, M.Si., menekankan bahwa tema webinar kali ini relevan dengan upaya internasionalisasi yang menjadi salah satu target Rencana Strategis (Renstra) FST UT, sejalan dengan visi UT sebagai perguruan tinggi jarak jauh terkemuka di tingkat nasional maupun global.
Dalam paparannya, Zahwa membagikan perjalanannya mulai dari proses seleksi, persiapan bahasa Inggris dengan bantuan teknologi AI, hingga tantangan bahasa, sistem pembelajaran, budaya, serta kondisi fisik dan mental selama sebulan menempuh studi di Malaysia. Ia menutup pemaparannya dengan pesan bahwa mahasiswa tidak perlu sempurna untuk memulai, yang terpenting adalah keberanian mencoba.
Sementara itu, Intan berbagi pengalaman menyusun CV dan portofolio yang menonjolkan keterampilan budaya lokal, seperti membatik dan tari tradisional, sebagai modal untuk lolos program Summer Camp di Shanghai. Ia juga menceritakan tantangan hambatan bahasa Mandarin serta pengalaman budaya selama mengikuti kelas bahasa, workshop budaya, dan kunjungan kota di Tiongkok.
Webinar Agrilob merupakan kegiatan rutin bulanan Program Studi Agribisnis FST UT yang mengangkat beragam tema untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa jarak jauh. Rangkaian acara turut diisi sesi diskusi interaktif serta pemberian sertifikat penghargaan secara simbolis kepada kedua narasumber oleh Ketua Program Studi Agribisnis.
Menutup acara, moderator menyampaikan bahwa belajar melampaui batas negara bukan sekadar perjalanan akademik, melainkan proses membangun wawasan global, memperluas jejaring, meningkatkan kompetensi, dan menumbuhkan keberanian menjadi warga dunia yang tetap membawa identitas Indonesia. Program Studi Agribisnis UT berharap Agrilob seri ke-10 ini menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak mahasiswa yang berani mengambil kesempatan belajar di tingkat internasional.
Wawasan Global, Identitas Nasional
Webinar ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Terbuka memiliki potensi tanpa batas untuk menembus kancah internasional dan membangun jejaring global.
"Belajar melampaui batas negara bukan sekadar perjalanan akademik, melainkan proses menumbuhkan keberanian menjadi warga dunia yang tetap membawa identitas Indonesia."

