Program Studi S1 Agribisnis FST UT Bedah Transformasi Sistem Pangan Bersama Pakar Wageningen University

Program Studi S1 Agribisnis FST UT Bedah Transformasi Sistem Pangan Bersama Pakar Wageningen University

16 Desember 2025 Dipublish oleh: Mahdy Eka Putra
Banner Visiting Lecture
Poster Visiting Lecture: The Potential of Sustainable School Lunches for Food System Transformation.

Tangerang Selatan – Program studi Agribisnis Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka telah sukses menggelar Visiting Lecture pada Selasa 16 Desember 2025. Visiting lecture tersebut bertajuk “The Potential of Sustainable School Lunches for Food System Transformation” dengan menghadirkan pakar dari Wageningen University and Research (WUR) Belanda yaitu Dr. Rico Ihle. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.30 WIB dan dilaksanakan secara hybrid. Sekitar 20 peserta hadir secara langsung di Auditorium FST UT dan sebanyak 60 peserta hadir melalui zoom meeting.

Dekan FST UT, Dr. Subekti Nurmawati, M.Si., menekankan bahwa inisiatif ini sangat relevan dengan upaya penguatan ketahanan pangan nasional. Program makan siang bergizi dipandang bukan sekadar pemenuhan nutrisi anak sekolah, tetapi juga instrumen strategis untuk memberdayakan petani lokal, memperpendek rantai pasok, dan menekan jejak karbon melalui penggunaan bahan pangan musiman yang inklusif di sekitar wilayah sekolah.

Dr. Rico Ihle di Podium
Dr. Rico Ihle saat memberikan paparan mengenai transformasi sistem pangan di Auditorium FST UT.
Pemaparan Interaktif
Penyampaian materi secara interaktif mengenai potensi makan siang sekolah berkelanjutan.

Dalam paparannya, Dr. Rico Ihle menjelaskan bahwa investasi pada makan siang sekolah merupakan langkah pembangunan yang sangat efisien (cost - effective). Selain meningkatkan kecerdasan dan kesehatan anak, program ini mampu membentuk pola konsumsi berkelanjutan yang berdampak jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, kesuksesan program ini memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, pihak sekolah, sektor swasta, dan perguruan tinggi.

Visualisasi Data Global
Visualisasi data global mengenai implementasi program makan siang sekolah di berbagai belahan dunia.

Diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya penerapan Rantai Pasok Pangan Pendek (Short Food Supply Chains) agar dampak ekonomi langsung dirasakan oleh komunitas perdesaan. Dr. Rico menyarankan agar Indonesia menggunakan pendekatan pemantauan yang partisipatif (bottom - up) guna mengakomodasi keberagaman tradisi kuliner dan tantangan logistik di tiap daerah, sehingga standar kualitas tetap terjaga dengan tetap mengedepankan kearifan lokal.

Foto Bersama
Foto bersama Dr. Rico Ihle dengan jajaran pimpinan dan peserta Visiting Lecture di Auditorium FST UT.

Kuliah tamu yang berlangsung secara hybrid ini menarik antusiasme tinggi dari puluhan peserta, baik yang hadir secara luring maupun daring. Melalui forum akademik internasional ini, Prodi Agribisnis FST UT semakin memantapkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam memberikan landasan ilmiah bagi kebijakan pangan strategis di tingkat nasional maupun dunia.

Kolaborasi Global untuk Ketahanan Pangan

Kegiatan ini membuktikan komitmen FST Universitas Terbuka dalam menghadirkan perspektif internasional untuk menjawab tantangan sistem pangan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.

"Makan siang sekolah bukan sekadar tentang nutrisi, melainkan tentang transformasi sistem pangan yang memberdayakan komunitas lokal."

Kembali ke Portal Agribisnis